Saturday, 07 November 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Lima Hektare Lahan Gambut di Mesuji Lampung Terbakar

07 November 2026 10:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Lima Hektare Lahan Gambut di Mesuji Lampung Terbakar
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(Karhutla) kembali mengintai Kabupaten Mesuji, Lampung. Sedikitnya lima hektare lahan gambut di kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT BDPA, Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara, dilaporkan terbakar pada Sabtu (7/11/2026).

Kondisi lahan yang mudah terbakar, ditambah cuaca panas dan tiupan angin, sempat menyulitkan petugas saat berupaya menjinakkan api.

Kebakaran tersebut diketahui setelah sistem pemantauan melalui aplikasi Lancang Kuning, data BMKG, dan SIPONGI mendeteksi dua titik panas dengan kategori kuning atau tingkat kerawanan sedang.

Menindaklanjuti temuan itu, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 09.30 WIB untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke area perkebunan lainnya.

Sebanyak 22 personel gabungan diterjunkan dalam operasi pemadaman, terdiri atas dua anggota Polres Mesuji dan 20 petugas pemadam kebakaran PT BDPA.

Dengan mengandalkan pompa air dan mobil tangki, petugas berupaya memadamkan kobaran api di area gambut.

Proses pemadaman menghadapi tantangan karena karakteristik lahan gambut yang memungkinkan api bertahan di bawah permukaan tanah, sementara cuaca panas dan angin meningkatkan risiko penyebaran kebakaran.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, perusahaan, dan seluruh pihak terkait dalam menghadapi ancaman karhutla. Berkat penanganan tim gabungan, kedua titik api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga kebakaran tidak meluas ke kawasan sekitarnya.

"Meski demikian, pemantauan tetap diperlukan untuk mengantisipasi kemunculan titik panas baru, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut," kata Firdaus, dalam keterangannya, Sabu (7/11/2026).

Sebagai langkah pencegahan, Polres Mesuji akan memperkuat koordinasi dengan Satgas Karhutla Kabupaten Mesuji serta meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik panas yang terpantau melalui sistem pemantauan.

Kepolisian juga akan menggencarkan sosialisasi melalui perangkat desa agar masyarakat lebih peduli terhadap bahaya kebakaran, khususnya ketika kondisi cuaca sedang panas dan kering.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah, rumput, dan sisa tanaman di lahan terbuka.

"Kebakaran lima hektare lahan gambut di Sungai Sidang menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap karhutla tidak boleh diabaikan, meskipun titik api telah berhasil dipadamkan," terangnya.

Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk melindungi lingkungan, perkebunan, dan permukiman warga dari ancaman kebakaran yang lebih luas.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari