Friday, 06 November 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Eva Dwiana Rombak 13 Pejabat Eselon II, Kepala DLH, Bapenda hingga Disdikbud Bandar Lampung Berganti

06 November 2026 18:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Eva Dwiana Rombak 13 Pejabat Eselon II, Kepala DLH, Bapenda hingga Disdikbud Bandar Lampung Berganti
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(Pemkot) Bandar Lampung. Sebanyak 13 pejabat eselon II mengalami rotasi jabatan, termasuk beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) strategis seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Pergantian beberapa kepala OPD tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Gedung Semergou, Kantor Pemkot Bandar Lampung, Jumat (6/11/2026). Prosesi pelantikan dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, mewakili Wali Kota Eva Dwiana.

Salah satu perubahan terjadi pada pucuk pimpinan Dinas Lingkungan Hidup. Yusnadi Ferianto yang sebelumnya menjabat Kepala DLH kini bergeser menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung. Posisi yang ditinggalkannya diisi Desti Mega Putri, yang sebelumnya memimpin Bapenda.

Pergantian tersebut sekaligus memicu pergeseran beberapa pejabat lainnya. Jabatan Kepala Bapenda kini dipercayakan kepada Erwin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan. Sementara itu, Ahmad Husna yang semula memimpin Dinas Perindustrian kini menggantikan Erwin sebagai Kepala Dinas Perdagangan.

Adapun kursi Kepala Dinas Perindustrian kini ditempati Ariyawan, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan pembangunan daerah. Sementara jabatan Asisten Administrasi Umum yang ditinggalkan Muhamad Nur Ramdhan diisi Yusnadi Ferianto, sedangkan Muhamad Nur Ramdhan dipercaya menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Perombakan juga menyentuh sektor pendidikan. Muhtadi Arsyat Temenggung yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung. Pergeseran ini menjadi salah satu perubahan penting mengingat sektor pendidikan berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Di sisi lain, Ichwan Adji Wibowo yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pangan kini dipercaya menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan pembangunan daerah. Jabatan Kepala Dinas Pangan selanjutnya diisi Riana Apriana yang sebelumnya memimpin Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Rotasi juga terjadi pada Dinas Tenaga Kerja. Idham Basyar Syahputra yang sebelumnya menjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini ditunjuk menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja. Sementara pejabat sebelumnya, M. Yudhi, bergeser menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kini diemban Rizky Agung Ariesantho, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Adapun Veni Devialesti yang sebelumnya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika kini dipercaya menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Dalam sambutan Wali Kota Eva Dwiana yang dibacakan Sekda Iwan Gunawan, ditegaskan bahwa perombakan jabatan tersebut bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Eva meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing. Para kepala OPD juga diminta memahami persoalan di instansinya, memperkuat pengelolaan anggaran, serta memastikan program pemerintah berjalan sesuai target.

"Segera beradaptasi, pelajari peta tantangan di instansi masing-masing, kenali potensi serta kendala yang ada, dan langsung tancap gas," tegas Eva melalui sambutan yang dibacakan Iwan.

Selain itu, Eva mengingatkan agar setiap kepala OPD mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah ke dalam program kerja yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Seluruh program juga harus selaras dengan Rencana pembangunan daerah Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandar Lampung.

Ia menekankan bahwa kinerja para pejabat akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Para pejabat diminta tidak hanya mengejar capaian administratif, tetapi juga menunjukkan hasil kerja nyata, khususnya dalam penanganan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan berbagai kebutuhan masyarakat.

"Saya akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja saudara-saudari secara berkala. Jabatan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada saya sebagai kepala daerah dan masyarakat Kota Bandar Lampung, tetapi juga di hadapan Allah SWT," pungkasnya.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari