Sunday, 05 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Hari Kedua, Dua Remaja Terseret Arus Sungai di Pringsewu Belum Ditemukan

05 July 2026 12:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Hari Kedua, Dua Remaja Terseret Arus Sungai di Pringsewu Belum Ditemukan
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kedua remaja yang hanyut terbawa arus Sungai Way Sekampung di Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (4/7/2026) siang.

Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto mengungkapkan, pencarian oleh tim gabungan masih berlanjut dengan menyisir aliran sungai Way Sekampung.

"Memasuki hari kedua radius pencarian diperluas mudah mudahan kedua korban bisa segera ditemukan," kata Kapolsek Mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra, Minggu (5/7/2026).

Sebelumnya sebuah vidio memperlihatkan dua orang remaja sedang berupaya mencari rekan mereka yang di duga tenggelam di Way Sekampung, Jogowiryo, Pekon Jogja Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (4/7/2026).

Dalam vidio yang berdurasi 1,40 detik tersebut, seorang remaja mengungkapkan lima orang rekannya tenggelam di sungai, tiga diantaranya ditemukan dengan kondisi selamat sementara dua orang lainnya hilang terseret arus sungai

Belakangan diketahui kedua korban bernama Faris (16), pelajar kelas X SMK asal Pekon Tulung Agung, dan Agam (16), pelajar kelas IX SMP asal Pekon Tegalsari. Keduanya merupakan warga Kecamatan Gadingrejo.

Kapolsek Gadingrejo, IPTU Sugiyanto, mengungkapkan insiden terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat para korban bersama beragam rekannya mandi di aliran Sungai Way Sekampung.

Sugiyanto menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika Faris dan Agam bersama lima rekannya datang ke lokasi sungai untuk berkemah dan berencana bermalam hingga Minggu (5/7).

Di sekitar lokasi, mereka menemukan dua batang bambu dan satu batang pisang yang kemudian diikat menggunakan tali dari batang pisang hingga menjadi rakit sederhana.

Sekitar pukul 11.45 WIB, seluruh remaja tersebut mandi di sungai. Tiga orang, yakni Fabrian, Bagas, dan Egi, berada di bagian sungai yang dangkal. Sementara Rafael, Qiefa, Agam, dan Faris menaiki rakit bambu.

Sesaat kemudian, Faris dan Agam turun dari rakit ke area sungai yang diperkirakan hanya sedalam sepinggang. Namun, derasnya arus sungai membuat rakit yang ditumpangi Rafael dan Qiefa hanyut terbawa arus.

Melihat kondisi tersebut, Faris dan Agam berusaha memberikan pertolongan. Nahas, keduanya justru ikut terseret derasnya arus sungai.

Sementara itu, Rafael dan Qiefa berhasil diselamatkan oleh rekannya, Egi. Sampai hari ini pencarian terhadap Faris dan Agam masih terus dilakukan. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari